( CERITA HARI INI / MINGGU 7 APRIL 2019 ,PESONA KLENTENG LIONG HOK BIO MAGELANG KOTA )

Bagi penggemar aktifitas PARIWISATA , jalan jalan di hari libur bersama keluarga adalah suatu hal yang harus dan penting. Magelang mempunyai segudang kekayaan Objek dan Daya tarik Wisata kesohor. Hari ini saya bersama istri ,anak,keponakan serta bapak ibunya melakukan perjalanan WISATA RINGAN dengan jarak pendek . Rute yang kami ambil tidaklah jauh . Di mulai dari Kec.Secang melalui rute jalur lingkar jln alternatif ke kota Magelang tepatnya di Desa Pucang yang kesohor dengan OPOR ENTHOKNYA .Kemudian ke Kota Magelang berkeliling aloon aloon MELIHAT SUASANA KERAMAIAN WARGA MAGELANG yang berlalu lalang dengan aktifitas yang beragam , bersantai di bawah pohon , berjongkok menawar harga cinderamata , makan sate lontong dengan pincuk dan aktifitas aktifitas wisata ringan lainnya.Setelah itu perjalanan saya teruskan melewati kawasan PECINAN kota Magelang atau lebih tepat di Jl. Pemuda No.95, Kemirirejo, Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah 56122 .Merupakan pusat perbelanjaan yang berlokasi di pusat perkotaan.Menuju jalan masuk ke kawasan perbelanjaan ini kita akan menjumpai satu situs cagar budaya yang menjadi kebanggaan warga Magelang yaitu KLENTENG Liong Hok Bio. Adalah klenteng kebanggaan masyarakat Magelang yang menyimpan banyak sejarah. Klenteng ini menjadi saksi perjuangan masyarakat Tionghoa yang ikut serta melawan penjajah Belanda dalam perang Jawa, yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro pada kurun waktu Th.1825 s/d 1830.Begini sejarah singkatnya .Didirikan oleh Kapitan BeKoenWie pada Th.1864 .Beliau adalah saudagar kaya dari solo yang di percaya oleh VOC Belanda pada saat itu.Singkatnya setelah perang Jawa selesai Letnan Be koen Wie oleh pemerintah VOC BELANDA di tugaskan di Magelang. Lambat laun karier militernya naik menjadi Kapitan selain itu ia merupakan juga seorang saudagar yang kaya . Maka singkat cerita pula di hadiahkanlah sebidang tanah di daerah selatan aloon aloon Magelang kepada komunitas Tionghoa pada saat itu untuk di bangun sebuah tempat peribadatan dengan nama yang populer hingga saat ini dengan nama KLENTENG LIONG HOK BIO.Walaupun bangunan klenteng telah mengalami perombakan oleh karena tempat tersebut pernah terbakar , dan bangunan asli klenteng yang berupa kayu habis di makan api , tetap saja daya pikat KLENTENG LIONG HOK BIO tidak pernah sirna pesona nya . Cerita menarik yang berkembang di masyarakat , tentang berkah dari permintaan Shohibul hajat yang meyakininya. Seperti ujar / nadzar janji yang harus di penuhi setelah orang orang yang berdoa memohon di klenteng tersebut terkabul. Memang kepercayaan tidak bisa di paksakan tentunya. Baiklah sedikit uraian ringan catatan harian saya berbagi dengan para sobat sobat medsos. Ingin sekali saya di lain waktu kembali mendongeng untuk sobat sobat ..selamat malam salam hangat.🤠

Share